Teh tubruk, teh celup, teh kotak, teh botol, teh hijau, hitam, merah, teh rasa lemon, apel, anggur...
Senin, 27 September 2010
Jumat, 02 Juli 2010
Kepatuhan
Ketika ayat 90-91 dalam surat Al Maidah turun, maka Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan khamr, maka barangsiapa yang telah mengetahui ayat ini dan masih mempunyai khamr walaupun sedikit, maka jangan diminum dan jangan dijual." (HR. Muslim). Dalam riwayat hadist ini dijelaskan, bahwa para sahabat secara serentak menumpahkan semua minuman keras yang ada di rumah mereka.
Para penulis ahli sejarah menukilkan, beberapa saat setelah turunnya ayat yang mengharamkan khamr kota Madinah digenangi khamr yang ditumpahkan kaum muslimin sambil berseru, "Intahaina ya Allah!" (Kami telah menjauhinya, ya Allah!).
Para penulis ahli sejarah menukilkan, beberapa saat setelah turunnya ayat yang mengharamkan khamr kota Madinah digenangi khamr yang ditumpahkan kaum muslimin sambil berseru, "Intahaina ya Allah!" (Kami telah menjauhinya, ya Allah!).
Menyikapi pujian orang
Secara garis besar, pujian bisa diklasifikasikan dalam tiga bentuk: pujian yang diucapkan untuk menjilat, pujian yang sifatnya hanya basa-basi belaka, serta pujian yang diucapkan sebagai ekspresi kekaguman.
Bila disikapi secara sehat dan proporsional, pujian bisa memotivasi kita agar terus meningkatkan diri. Namun, kenyataannya, pujian justru lebih sering membuat kita lupa daratan, lepas kontrol, sombong dan seterusnya. Semakin sering orang lain memuji kita, maka semakin besar potensi kita untuk terlena, besar kepala, serta hilang kendali diri. Padahal Allah Swt. mengingatkan dalam firmanNya:
Bila disikapi secara sehat dan proporsional, pujian bisa memotivasi kita agar terus meningkatkan diri. Namun, kenyataannya, pujian justru lebih sering membuat kita lupa daratan, lepas kontrol, sombong dan seterusnya. Semakin sering orang lain memuji kita, maka semakin besar potensi kita untuk terlena, besar kepala, serta hilang kendali diri. Padahal Allah Swt. mengingatkan dalam firmanNya:
Rabu, 30 Juni 2010
Tanda-tanda sekolah yang baik
Dalam bukunya "Memilih sekolah terbaik untuk anak" Alfie Kohn menyuguhkan kepada pembaca beberapa tanda-tanda sekolah yang baik. Hal ini perlu untuk diketahui khususnya bagi orang tua yang sedang memilih tempat anaknya dalam menuntut ilmu. Baik juga untuk para pengelola sekolah, setidaknya sebagai cermin sejauh mana mutu dan kualitas sekolahannya dari sudut ilmu pendidikan.
Penyakit khas pesantren?
"Kalau belum kena gatal di pesantren belum disebut santri". Begitu kata orang yang mengaku pernah sekian tahun mondok. Barangkali karena ia telah putus asa menghadapi kejorokan ustadz dan santri, atau ia sendiri bermasalah dalam hal ini, atau memang tidak tahu bahwa Islam agama yang menjunjung tinggi kebersihan karena lingkungannya membentuk imej demikian.
Selasa, 29 Juni 2010
Kemana alumni pesantren?!
Jumlah pesantren di Indonesia sekurang-kurangnya 11.000 pesantren. Kalaupun setiap tahun masing-masing meluluskan 10 alumni maka akan muncul angka 110.000 lulusan. Pertanyaannya kemudian: Kemana alumni itu? dan Mengapa belum ada perubahan signifikan di masyarakat ini?
Sudah waktunya kita, pengelola pesantren, untuk mengevaluasi; apa yang salah dari pendidikan kita?
Sudah waktunya kita, pengelola pesantren, untuk mengevaluasi; apa yang salah dari pendidikan kita?
Tanggung jawab, harus!!!
"Seorang wanita Ghamidiyah datang kepada Rasulullah mengadukan bahwa ia telah berzina dan dari hasil perzinaannya ia mengandung. Sama halnya dengan perlakuan kepada Ma'iz. Rasulullah awalnya tidak mengindahkan permohonan dari wanita ini untuk ditegakkan hukum had (rajam) kepadanya.
Langganan:
Postingan (Atom)